Sabtu, 28 Februari 2009

Summer Parade-Depapepe

Hey Dad look at me 
Think back and talk to me 
Did I grow up according 
To plan? 
Do you think I�m wasting 
My time doing things I 
Wanna do? 
But it hurts when you 
Disapprove all along 


And now I try hard to make it 
I just want to make you proud 
I�m never gonna be good 
Enough for you 
I can�t pretend that 
I�m alright 
And you can�t change me 


�Cuz we lost it all 
Nothing lasts forever 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 
Now it�s just too late 
And we can�t go back 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 


I try not to think 
About the pain I feel inside 
Did you know you used to be 
My hero? 
All the days 
You spent with me 
Now seem so far away 
And it feels like you don�t 
Care anymore 


And now I try hard to make it 
I just want to make you proud 
I�m never gonna be good 
Enough for you 
I can�t stand another fight 
And nothing� alright 


�Cuz we lost it all 
Nothing lasts forever 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 
Now it�s just too late 
And we can�t go back 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 


Nothing�s gonna change 
The things that you said 
Nothing�s gonna make this 
Right again 
Please don�t turn your back 
I can�t believe it�s hard 
Just to talk to you 
But you don�t understand 


�Cuz we lost it all 
Nothing lasts forever 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 
Now it�s just too late 
And we can�t go back 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 


�Cuz we lost it all 
Nothing lasts forever 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 
Now it�s just too late 
And we can�t go back 
I�m sorry 
I can�t be Perfect 

Kamis, 26 Februari 2009

IMAN

MALAS SHALAT - 2009/02/07 05:04Assalamualaikum wr wb..
Salam rindu ana pada habib dan umi khadijah al juned..
Bib, akhir2 ini terserang penyakit malas shalat..
Knp ya bib?
Apa yang harus ana lakukan utk menghalau godaan syetan ini?
Mohon saran dan doa dari habib.
Wassalamualaikum wr wb
 

Re:MALAS SHALAT - 2009/02/12 03:07Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

Saudariku yg kumuliakan,
Iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian, ingatlah mati.., 

ketika tangan tangan para kekasih menurunkan tubuh kita kedalam lahad dengan airmata kesedihan, setelah itu kita sendiri disana, dalam kesempitan dan kegelapan, 

sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri.. 

tak bisa curhat..., tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana..., tak ada pemandangan, tak ada warna, yg ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri.. 

yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus menghantui kita kelak..

ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat keadaan kita saat itu..

hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita shalat.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun..

Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

From /www.majelisrasulullah.org

Rabu, 25 Februari 2009

Alkisah.... 
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya.
............... "Ibu, mengapa Ibu menangis?". 
Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". 
"Aku tak mengerti" kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. 
......................"Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"

Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan".
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi berjumpa dengan seorang Musafir yang sedang beristirahat di sebuah pohon yang begitu rindangnya.................kemudian si anak memberanikan dirinya untuk ikut berteduh di bawah pohon rindang tersebut, dengan sedikit ragu ragu si anak pun menyapa sang Musafir tersebut..... tampak dari pakaian yang dikenakan si Musafir menunjukkan bahwa si Musafir bukanlah seperti halnya Musafir yang kebanyakan yang sering dijumpai oleh si anak....dengan jelas terlihat bahwa si Musafir tersebut adalah seorang alim yang bijak...

dengan sedikit rasa keraguannya ................... sianak pun mulai membuka pembicaraan dengan si Musafir tersebut..

si anak :" Assalamualaikum ya Tuan Guru....
Musafir :" wa alikum salam anak ku....
si anak : Tuan Guru.. boleh kah saya menayakan sesuatu hal yang selama ini selalu menjadi pertanyaan yang tiada pernah ditemukan jawabannya....
Musafir :" wahai anak ku... insya allah... tanyakanlah.. mudah mudahan saja dengan seizin Allah Azza Wajalla saya dapat memberikan ketenangan kepada engkau sebagaimana ketenangan yang tidak engkau dapati akan tiadanya jawaban dari apa yang engkau tidak ketahui dan yang ingin engkau ketahui....

si anak : "Ya Tuan Guru, mengapa wanita mudah sekali menangis?", 
Musafir :" menurut pengetahuan yang pernah saya miliki, bahwa Saat Allah menciptakan wanita..........................
Allah menjadikan kaum wanita menjadi sangat utama.............
.
"Allah SWT menciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur

"Allah SWT memberikan kaum wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

"Allah SWT telah juga memberikan keperkasaan pada kaum wanita sehingga akan membuat mereka tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

"Pada wanita pula diberikan anugerah dari Allah SWT berupa kesabaran, kesabaran untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

"Allah SWT memberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

"Allah SWT juga telah memberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

"Allah juga telah menganugerahkan kepada kaum wanita kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

"Dan, akhirnya, Allah SWT memberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. 

Inilah yang Anugerah khusus yang diberikan kepadakaum wanita oleh Allah SWT agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".
Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup


Dari www.majelisrasulullah.org
 Forum Majelis Rasulullah
Valentine - 2009/02/11 06:44Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Habib apa pandangan habib tentang valentine?
dan Bagaimana cara kita sebagai generasi muda untuk tidak terjebak dalam budaya itu? 
dan kiat kiat apa aja untuk membangun remaja untuk senantiasa lebih mencinta Allah dan Rasulullah SAW? terima kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
 | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Valentine - 2009/02/12 06:07Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
berikut nukilan artikel saya mengenai valentine pada 2 th yg lalu.

Kontributor: Munzir Almusawa Friday, 16 February 2007
Saudara dan Saudariku Terperangkap di Gereja

Ketika Natal dan Tahun baru demikian meriahnya di Ibukota, dan banjir dosa di Jakarta ini perlu dibersihkan oleh Istighfar yangg tak kunjung muncul dari lidah pendosa, maka Allah swt menurunkan musibah demi memunculkan peringatan dan tumbal atas dosa, bahwa setiap kemungkaran adalah membuka pintu musibah, maka selang beberapa hari pasca pesta Natal dan Pesta Tahun Baru turunlah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang usia Jakarta, sebagian Jakarta terendam air, rintihan dan tangis, listrik mati, berpuluh ribu wajah tampak kusam, jalan-jalan lintas dan protocol terputus.

Maka rintihan doa dan istighfar fuqara, shalihin dan ulama, terus menggema di langit Jakarta, namun munajat mereka itu menjadi agak bernada sumbang karena banyak pula muslimin muslimat yang berlindung di gereja-gereja dan rela makan dengan nama Yesus kristus, yang rupanya Iman dan kepercayaan mereka turut tersapu banjir dahsyat tahun ini, mereka memilih pendeta-pendeta sebagai pelindung, mereka merasa aman di gereja dan banyak pula yang pindah agama.

Allah swt mencabut musibah, banjir surut, hujan mereda, maka masih terngiang ditelinga kita firman Nya swt : “Bila kalian bersyukur maka kutambah kenikmatan kalian, bila kalian kufur maka siksa Ku sangatlah pedih”. Seruan itu menyeru kita untuk bersyukur atas redanya musibah ini, hingga kenikmatan dan kebahagiaan akan terbit. Namun sayang.. 14 februari ini pemuda pemudi kita mulai lagi dengan ulahnya, ada apa dengan mereka?, mereka membuat upacara tasyakkuran kah?, bukan, mereka merayakan hari Valentin, hari kasih sayang yang bila kita dalami maknanya hari itu lebih lugas disebut “Hari Perzinahan Sedunia”.

Sanubari kita menjerit.., ada apa dengan adik-adikku?, ada apa dengan anak-anakku?, mereka muslimin muslimat namun hati mereka di Gereja, semua kabar yang datang dari Gereja mereka terima bulat-bulat, semua yang dirayakan oleh Abdi Gereja merekapun turut merayakannya, mereka Gembira dengan apa-apa yang menggembirakan para Abdi gereja, dan mereka ikut apa saja yang diajarkan oleh Abdi Gereja, pesta, festifal musik, perayaan natal, tahun baru, dan kini hari kasih sayang, yaitu hari Valentin, adik-adik kita dan anak-anak kita yang muslimin muslimat sungguh hati mereka terikat di Gereja, kiblat mereka Gereja, apa saja yang dikatakan indah di Gereja maka mereka memanutnya, apa saja yang dikatakan buruk di gereja maka mereka menghinakannya, sebaliknya apa saja yang dikatakan oleh Allah dan Rasul Nya mestilah disaring dulu, banyak yang sudah tidak logis, poligami, ucapan salam, dan banyak lagi sunnah yang diludahi oleh muslimin muslimat karena Jijik terhadap sunnah Nabi mereka, mereka berdemo menentang sunnah Nabinya.

Duh.. Gusti.. cukup.. cukup… hari natal dan tahun baru di Jakarta meriah dengan tawa terbahak bahak dan pesta gembira, dan tak beberapa hari kemudian datanglah waktunya menangis, menjerit, sedih dan bingung, dan kini pengingkaran itu muncul kembali, perzinahan memenuhi pelosok bumi Jakarta di malam Valentin, Rabbiy… Tuhanku.. Tuhanku… kami lari berlindung kepada Mu dari kemurkaan Mu dan cobaan Mu, Rabbiy kasihanilah kami.., kasihanilah kami.., kasihanilah kami..,

Kuseru segenap pembaca yang budiman, saudara dan saudariku yang kumuliakan, bangkitlah untuk menjadi pelopor kebangkitan Sunnah, bangkitlah untuk menyingsingkan baju untuk mendukung dan membela Allah, rumah-rumahmu, adik-adikmu, anak-anakmu, teman-temanmu, sudah berkiblat kepada gereja dalam segala hal yang mulia dimata mereka, dan sedikit demi sedikit meninggalkan Allah swt, semua kelompok sudah terjebak oleh jaring-jaring gereja, konglomerat muslimin, politikus muslimin, pemuda pemudi muslim, anak-anak muslimin, bahkan kini fuqara muslimin lari ke gereja dan memilih disuapi makanan yang sudah dibubuhi kalimat kemurkaan Allah.

Tuhanku… Tuhanku… kami merintih dan bersujud ke hadirat Mu, sembah sujud kami siang dan malam hanya untukmu Rabbiy.., kami meminta hujan keberkahan dan hidayah atas saudara-saudara kami yang terjebak dalam kehinaan, sungguh bila mereka melihat lolongan para teman-temannya yang dholim dan fasiq di dalam kubur niscaya mereka tak henti menangis dalam sujud mengemis belas kasihan Mu atas dosa-dosa, sungguh bila mereka melihat Dzat Mu Yang Maha Luhur niscaya mereka akan bertekuk lutut dan bersimpuh sujud pada Mu dan menyesal dengan sejuta penyesalan, mereka akan meninggalkan semuanya demi memilih Mu Rabbiy.., mereka akan bersabar 1000 tahun dalam kelaparan, mereka rela ditimpa musibah seumur hidup, asalkan dapat memandang Dzat Mu Yang Maha Agung.., Rabbiy.. maafkan dan kasihanilah mereka.. berilah mereka hidayah.. sungguh mereka tak mengetahui..

Kami mengangkat kedua telapak tanga penuh dosa ini, dengan membuka gerbang harapan seluas luasnya dalam sanubari kami, serta munajat yang berpadu dengan munajat Nabi Mu yg termulia, Nabi Muhammad saw yang bermunajat dengan kedua pipi dibasahi airmata seraya berseru…Wahai Allah beri hidayah pada kaumku, sungguh mereka tak mengetahui.., dan kami menyambung lidah nabi kami, dan kamipun bermunajat.. Wahai Allah beri hidayah pada kaumku, sungguh mereka tak mengetahui..,
---

namun awal tahun 2009 muslimin jakarta mulai banyak berubah, banyak majelis dzikir dan tablig akbar dimalam itu, dihadiri ratusan ribu muslimin muslimat, maka musibah pun tak sedahsyat 2 tahun yg lalu.. sangat terasa sekali perbedaannya..

namun.. entahlah setelah pemuda pemudi kita jika tenggelam dalam malam perzinahan sedunia ini.., bagaimana keadaan jakarta setelahnya..?

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam